Jawara Liga Champions, Salah Kenang Perjuangannya di Mesir

Salah satu orang yang layak besar kepala atas kesuksesan Liverpool memenangi Liga Champions tahun ini ialah Mohamed Salah. Bintang dari Mesir itu juga mengenang perjuangannya ke tingkat profesional sebagaimana saat ini.

Musim kemarin, Salah tak bisa menuntaskan laga sebab cedera. Musim ini juga, ia sempat tak main di partai semi-final kala melawan Barcelona.

“Aku mengorbankan tidak sedikit hal demi karierku di sini. Semenjak muda, saya pergi dari kampung halaman, ke Kairo, untuk dapat jadi sebagaimana saat ini. Sekarang, segalanya sukar diyakini, ” jelasnya saat diwawancara BT Sport.

Perjalanan karier Mo Salah sebelum menaklukan Eropa kayak saat ini bisa dikatakan panjang dan berliku. Tim profesional perdananya merupakan Arab Contractors SC pada 2010. 2 kompetisi musim kemudian, dia coba peruntungan dengan gabung tim Swiss, FC Basel.

Dari sana lah namanya mulai tersohor di ajang Eropa. Performa gemilangnya membikin Chelsea kepincut dan membayarkan biaya dua puluh juta poundsterling untuk membawanya menuju Stamford Bridge. Tapi, di London dia tak memperoleh sejumlah peluang.

Salah lantas ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju tim Serie A, Fiorentina pada 2015. Bintang kelahiran Basyoun itu juga balik lagi mendapatkan sentuhannya bareng La Viola. Dia menyarangkan 9 goal dari 29 laga sepanjang setengah kompetisi musim.

Awal musim 2015/16, Chelsea balik lagi meminjamkannya menuju AS Roma dan menjual permanen satu musim kemudian. Sepanjang main memperkuat kesebelasan ibukota Italia, Salah menyarangkan 34 goal dari 84 laga. Perfor bagusnya itu membikin Liverpool kepincut dan membelinya pada awal kompetisi musim 2017/18.

Leave a Reply

Your email address will not be published.