Allegri Tak Mampu Bawa Juventus Juara Liga Champions

Baru 1 bulan pergi dari Juventus, Mehdi Benatia sudah mulai mengkritik bekas timnya itu. Khususnya tentang aksi Massimiliano Allegri selaku juru tak-tik.

Benatia ragu dengan kapasitas Allegri sebagai juru tak-tik yang bisa mempersembahkan piala Liga Champions untuk Juventus. Pendapatnya itu tidak lepas dari ketidakmampuan sang juru tak-tik meski telah 2 kali menghantarkan tim menuju pertandingan laga pamungkas.

“Allegri main bagus di Italia serta Liga Champions. Kita mengatakan mengenai juru tak-tik yang menyadari sepakbola, namun aku tak merasa ia orang yang dapat menghantarkan Juve juara di Eropa, ” tutur Benatia menurut Football Italia.

“Juve memiliki kemampuan guna balik lagi menuju penampilan pucuk. Apabila mereka dapat melaju menuju laga pamungkas, aku bakal membeli tiketnya serta menyuport langsung di stadion. Ini yang bakal aku lakukan buat mereka, ” dia melanjutkan.

Tak cuma itu, bintang dari Maroko itu jua menyesal dengan keputusan sang juru tak-tik yang menjadikan Leonardo Bonucci menjadi pilihan utama. Menurutnya, Allegri pernah memastikan areanya sebagai tulang punggung utama di jantung pertahanan aman meski kehadiran pemain bertahan dari AC Milan itu.

“Ketika Bonucci balik lagi, juru tak-tik memberikan tahu aku jika ia mau memusatkan perhatian di aku serta masih mengosongkan tempat utama. Namun semuanya berubah dengan amat cepat. Aku menyesal namun tak merasa sakit hati kepadanya, ” ungkapnya.

“Pertandingan terakhir aku merupakan ketika menghadapi AC Milan. Di sana aku memperlihatkan performa yang baik, namun usai itu aku dicampakkan menuju kursi pemain pengganti, ” tegasnya.

Liverpool Waspada dengan Kebangkitan Manchester United

Liverpool bakal tandang menuju Old Trafford pada Minggu (24/2/2019) guna melawan Manchester United di dalam laga lanjutan Liga Premier Inggris. Menurut pemain Liverpool, Giorginio Wijnaldum, pertandingan nanti bakal berjalan tak sama.

Di pertandingan yang berlangsung di Anfield kampanye musim ini, The Reds main garang serta menang 3-1. Namun Wijnaldum yakin hasil itu tak terulang di Old Trafford dengan mudah.

Kedatangan Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih anyar Manchester United jadi penyebabnya. Setan Merah tidak terkalahkan di Liga Premier Inggris semenjak diasuh lelaki asal Norwegia itu.

“Saya kira bakal jadi pertandingan dengan perbedaan yang besar dari pertandingan perdana kami. Semenjak pelatih anyar masuk, performa mereka bertransformasi drastis. Mereka memainkan pertandingan dengan amat baik serta sudah meraih banyak laga hingga membangun kembali keyakinan diri pemain, ” kata Wijnaldum pada Liverpool Echo, Kamis (21/2/2019).

“Apalagi besok United bakal berlaga di markas, hal itu bakal mempengaruhi gairah serta optimis pemain di lapangan. Pertandingan mendatang bakal jadi amat sukar bagi kami, namun aku amat menantikannya, ” lanjutnya gelandang dari Belanda itu.

Tentang situasi Liverpool, sang pemain menyatakan kesebelasannya sekarang tengah di dalam situasi paling baik serta siap tempur. “Kami datang di kala paling baik, kami mau mengerjakannya secara terbaik sampai jadi laga yang baik untuk disaksikan, ” lanjutnya.

“Saya tak merasa United bakal main amat terbuka sebab mereka paham kami baik di dalam counter attack serta membuat beberapa kesempatan, ” pungkas bintang bernomor punggung 5 itu.

Guangzhou Evergrande Aktifkan Klausul rilis Paulinho

Guangzhou Evergrande Aktifkan Klausul rilis Paulinho

Barcelona sudah memberi konfirmasi perihal penjualan Paulinho menuju tim Chinese Super League, Guangzhou Evergrande. Paulinho dibeli dengan mahar senilai 38 juta Pounds.

Di bursa transfer musim panas tahun 2017 silam, Barcelona mendaratkan Paulinho bersama mahar senilai 40 juta €. Sepanjang satu musim berlaga di Camp Nou, lelaki 30 tahun tersebut sukses memperlihatkan performa yang cemerlang serta sukses balik lagi menuju skuat tim nasional Brasil yang tampil dalam Piala Dunia 2018.

Tapi, dia memutuskan buat balik lagi menuju China beberapa saat usai Piala Dunia 2018 berakhir. Awalnya, Guangzhou Evergrande memulangkan Paulinho bersama status loan. Namun, tim China tersebut akhirnya mengaktifkan klausul rilis lelaki dari Brasil tersebut di bursa transfer pemain pada tengah musim.

“Dewan direksi mau mengkorfirmasi jika Guangzhou Evergrande sudah mengaktifkan klausul rilis dari Paulinho. Kontrak itu dicapai usai keberadaan kontak antar ke 2 belah tim yang telah dijalin semenjak bursa transfer musim panas tahun kemarin,” klaim pengakuan resmi Barcelona.

“Dewan direksi mau mengatakan jika kami amat senang dengan transaksi yang dilaksanakan oleh ke 2 belah pihak. Transaksi yang kami kerjakan sama-sama menguntungkan ke 2 belah pihak.”

Sepanjang satu musim berlaga di Barcelona, dia sukses menyarangkan 9 goal lewat 49 performanya di seluruh kompetisi. Kampanye musim ini, dia sukses menunjukan performa yang cemerlang di Negara Tirai Bambu. Bekas punggawa Tottenham Hotspur tersebut bisa menyarangkan 13 goal melalui 19 performanya di semua ajang. South China Tigers mengakhiri kampanye musim 2018 di posisi kedua.

Lucas Moura: Aku Belum Capai Performa Terbaik

Punggawa Tottenham Hotspur, Lucas Moura, menyatakan jika dia belum bisa sampai penampilan terbaiknya pada ajang Liga Premier Inggris dan Liga Champions kampanye musim ini. Dia masih percaya jika ia dapat memperlihatkan performa yang setingkat lebih bagus dan menghantarkan Tottenham menuju ke fase 16 besar Liga Champions.

Kampanye musim ini, Lucas Moura sukses menyarangkan 5 goal melalui 15 performanya pada seluruh turnamen. Raihan itu sukses menghantarkan Tottenham sekarang kompetitif di papan atas klasemen sementara Liga Premier Inggris. Tapi, performa apiknya tidak bisa mengangkat pencapaian The Lilywhites di kompetisi Liga Champions.

“Saya bakal berupaya sekuat mungkin buat menegaskan tiket fase 16 besar Liga Champions. Team saya mesti senantiasa yakin jika kami dapat mengerjakannya dan selalu bekerja keras serta tidak gampang menyerah,” kata Lucas Moura dilansir melalui Sky Sports.

“Musim ini, aku sukses memperlihatkan performa yang lumayan bagus. Namun, aku masih dapat terus mengembangkan kinerja sampai penghujung kampanye musim mendatang. Sekarang, aku tidak bisa sampai puncak performa. Aku terus mau meningkat serta memperlihatkan performa yang setingkat lebih bagus lagi pada laga-laga berikutnya,” lanjut bintang dari Brasil itu.

Langkah Tottenham buat menuju ke fase 16 besar Liga Champions kampanye musim ini terbilang lumayan susah. Sebab, mereka baru bisa mengantongi 1 angka melalui 3 laga yang sudah mereka jalani.

Jika mau menjaga harapan buat melaju melalui fase grup, maka Spurs mesti dapat memetik 3 poin dalam laga kontra PSV di tengah pekan mendatang. Sehabis itu, mereka bakal melawan kesebelasan kuat, Inter Milan di Wembley.

Alfredo Vera Langsung Pimpin Pelatihan Sriwijaya FC pada Minggu Pagi

Usai mendepak Subangkit, petinggi Sriwijaya FC langsung gerak tempo tinggi serta dengan cara resmi sudah menunjuk Angel Alfredo Vera menjadi manajer anyar pada Minggu (21/10).

Usai resmi jadi juru tak-tik Sriwijaya FC, Angel Alfredo Vera lantas secara langsung mengatur pelatihan di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang di Minggu (21/10) pagi.

Dilansir BolaSport. com dari Tribun Sumsel, Alfredo Vera terlihat memakai kaos serta celana sporti berwarna hitam bertuliskan Bank Sumsel Babel.

Senyum eks manajer Persebaya Surabaya itu tidak sempat lepas kala menangani serta terus memberi gairah pada para pemain.

Kedatangan sosok anyar itu tentu bakal membikin Alberto Goncalves cs semakin menunjukan agresivitas tinggi.

Pada awalnya, Beto, sapaan Alberto, amat menyayangkan tingkah laku dari teman-temannya yang tak bersemangat.

Kemudian alhasil, Sriwijaya FC menerima kekalahan 0-3 dari PSMS Medan pada pertandingan Liga satu 2018 buat matchday ke-26.

Para fan Laskar Wong Kito pun jelang bagus kehadiran juru tak-tik dari Argentina itu dengan beberapa melancarkan pujian pada akun instagram resmi tim.

“@rezasyhptra1704 Bawalah Elang Sumatera Guna Terbang Setinggi Mungkin Coach Alfredo Vera. ”

“@andramuhh_mantap saya harap Saja terselamatkan. “

Samuel Christianson Ditendang dari Tim nasional U-19 Indonesia

Samuel Christianson Ditendang dari Tim nasional U-19 Indonesia

Samuel Christianson dipaksa harus ditendang dari tim nasional U-19 Indonesia.

Pencoretan Samuel Cristianson itu sebab cedera yang ia dapat.

Samuel Cristianson mengalami cedera pada pergelangan kaki sebelah kanan ketika menghadapi Arab Saudi di pertandingan uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Rabu (10/10/2018).

Menggantikan Samuel Cristianson, manajer tim nasional U-19 Indonesia Indra Sjafri memanggil David Kevin Rumakiek.

Walau tidak berhasil memperkuat tim nasional U-19 Indonesia pada gelaran Piala Asia U-19 2019, Samuel Cristianson masih memberi dukungan untuk tim Garuda Nusantara.

Samuel Cristianson menuliskan dukungan untuk tim nasional U-19 Indonesia pada akun instagramnya, Rabu (17/10/2018).

“Seluruh doaku terus bersama Indonesia. Semangat buat AFC, Indonesia, ” klaim Samuel Cristianson.

Piala Asia U-19 2018 yang diselenggarakan di Indonesia bakal dilangsungkan 18 Oktober sampai 4 November.

Tim nasional U-19 Indonesia dibawah komando Indra Sjafri masuk ke pada Grup A bareng Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, serta Taiwan.

Di pertandingan perdana, tim nasional U-19 Indonesia bakal melawan Taiwan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (18/10/2018) pukul 19. 00 WIB.

Berikut jadwal lengkap fase penyisihan Grup A Piala Asia U-19 2018:

Indonesia Vs Taiwan – SUGBK, Kamis (18/10/2018) (19. 00 WIB)
Qatar Vs Indonesia – SUGBK, Minggu (21/10/2018) (19. 00 WIB)
Indonesia Vs UEA – SUGBK, Rabu (24/10/2018) (19. 00 WIB)

Pengacara Ronaldo Tak Bantah Ada Perjanjian Kesepakatan dengan Mayorga, tapi…

Penyelidikan kasus tudingan pemerkosaan Cristiano Ronaldo senantiasa berlanjut, banyak dugaan juga ikut bermunculan.

Kepolisian Las Vegas, Amerika Serikat mengambil keputusan buat memulai balik lagi penyelidikan dugaan penyerangan seksual yang menjerat Cristiano Ronaldo 9 tahun lalu.

Sesosok wanita bernama Kathryn Mayorga menggugat Ronaldo usai ia jadi sasaran tindakan asusila yang berlangsung di kamar hotel, Palms Casino resort.

Pengacara Mayorga menuturkan apabila kliennya sudah mengambil kontrak tutup mulut supaya tak mengungkap ke publik soal insiden malam ini.

Tapi wanita yang sekarang berumur 34 tahun ini mengambil keputusan buat buka suara usai mencari tahu isi dokumen kontrak bersama pengacaranya.

Hingga sekarang Cristiano Ronaldo tidak sudah mengatakan dengan cara gamblang jika dokumen kontrak ini betul-betul tersedia.

Walau demikian pengacara Ronaldo, Peter S Christiansen justru menyatakan hal yang lain.

“CR7 tak menyangkal mengenai keberadaan kontrak bersama Kathryn Mayorga. Namun sebab dibuatnya kontrak ini sudah disalah artikan, ” tutur Peter S Christiansen.

“Kesepakatan itu tidak berarti kepercayaan bersalah dari Cristiano Ronaldo. Satu kali sedang, insiden pada Las Vegas 2009 betul-betul konsensus, ” imbuh Christiansen.

Kiper Nomor 1 Juve Bersyukur Tak Jadi Warga Italia

Penjaga gawang Juventus, Wojciech Szczesny, menyebutkan 1 argumen yang membuatnya amat beruntung tak jadi warga Italia. Hal itu diungkapkan berkaitan dengan peran ia sekarang menjadi penjaga gawang Juventus.

Szczesny mengakui beruntung tak lahir sebagai orang Italia sebab terhindar dari label menjadi The Next Gianluigi Buffon di Juventus.

“Menjadi setingkat lebih simpel untuk aku buat jadi penjaga gawang Juventus sebab aku bukanlah orang Italia. Itu artinya aku takkan sekalipun jadi suksesor Buffon. Aku cuma kepingin jadi penjaga gawang nomor 1 Juventus, ” tutur Szczesny sebagaimana dilansir BolaSport. com dari BBC.

Walau Juventus sudah mendaratkan Mattia Perin dari Genoa pada jendela transfer musim panas 2018, Szczesny memperoleh keyakinan dari juru tak-tik Massimiliano Allegri buat jadi penjaga gawang kunci sebagai suksesor Gianluigi Buffon.

Dari 7 laga Liga Serie A 2018-2019 yang sudah dijalani, Szczesny memperoleh 6 peluang main, sementara Mattia Perin hanya satu kali.

Untuk Szczesny, dapat punya peluang menimba ilmu banyak dari Buffon di Juventus selama musim 2017-2018 sudah sangat menolong ia mengembangkan diri menjadi salah satu penjaga gawang.

“Tidak terdapat cara lainnya yang sedikit lebih bagus buat menimba ilmu di samping melihat bintang-bintang paling baik di dalam menjalani job mereka, ” tutur Szczesny.

“Bisa bareng Buffon tiap hari di dalam pelatihan membikin aku dapat menyaksikan bagaimana ia mempersiapkan laga serta berhubungan dengan para pemain bertahan. Buffon pun sudah menolong aku jadi makin dewasa, ” katanya.

Xabi Prieto: Sebuah Kisah Mengagumkan Mengenai Cinta dan Kesetiaan dari San Sebastian

Xabi Prieto: Sebuah Kisah Mengagumkan Mengenai Cinta dan Kesetiaan dari San Sebastian

Di masa saat ini, one-club men telah bertindak sebagai komoditas langka di dunia football. Kian menuju ke sini, jumlahnya kian berkurang.

Satu diantara sejumlah yang baru gantung sepatu ialah Xabi Prieto. Dari awal sampai dengan ujung, dirinya sekadar bermain untuk Real Sociedad di Negara Matador Spanyol.

Kecintaan dan kesetiaan laki-laki yang berasal dari San Sebastian 34 tahun yang lampau tersebut pada kesebelasan kota kelahirannya terlihat serasa enggak terdapat batasnya. Sejauh nyaris 15 tahun, menurut livescore Liga Champions mantan bintang yang beroperasi sebagai gelandang Spanyol ini terus menerus mencurahkan seluruhnya untuk Txuri-urdinak, baik waktu suka atau pun sukar, saat degradasi menuju ke Segunda atau pun berupaya di kasta teratas La Liga.

Sejauh belasan tahun tanpa titel jawara, tetapi mantan pemimpin Sociedad tersebut enggak menyesalinya. Dirinya menikmati tiap waktu dengan Sociedad. Buat Xabi Prieto, Sociedad ialah cinta pertama-tama sekalian terakhirnya.

Sering Ada Untuk Sociedad – Prieto bersatu dengan kesebelasan kota kelahirannya tersebut pada usia 14. Dari skuat junior, Prieto terus naik kelas sampai dengan menuju ke skuat kunci. Enggak berhenti sampai di situ, dirinya lalu jua diprediksi menggunakan ban pemimpin, dan selanjutnya memiliki status legenda.

Sejauh 14 tahun, dengan 13 manajer tak sama, 3 kompetisi musim di Segunda, belasan kompetisi musim di La Liga, kala berusaha di panggung tingkat tinggi Liga Champions pada kompetisi musim 2013/14, Prieto senantiasa ada.

Ia mengungkapkan ke pada web berita transfer perasaannya masih terus sama, dari setelah dirinya masih anak kecil jadi sesosok penggemar, kala mengarungi debut kontra Real Oviedo di Copa del Rey pada 2003, waktu membuat skor yang pertama didalam kemenangan tandang 4-1 melawan Real Madrid di La Liga pada 2004, sampai pada akhirnya retired di kompetisi musim 2017/18.

“Semenjak dari kecil, perasaan tersebut masih terus ada. Puas,” ucap Prieto, kayak sempat diklaim oleh ESPN dan kami lansir dari web livescore.

Senantiasa Setia Walaupun dalam waktu Sukar – Kompetisi musim 2006/07, Sociedad finis urutan 19 di La Liga dan degradasi menuju ke Segunda. Prieto sesungguhnya mampu saja merapat menuju kesebelasan yang lain di divisi utama atau pun menuju ke luar Spanyol. Periode itu, berbagai kesebelasan berusaha untuk menandatanganinya dari San Sebastian. Tetapi Prieto mengambil keputusan bertahan.

Upaya di Segunda enggak enteng. Penulis berita bola mengatakan membutuhkan 3 kompetisi musim sebelum pada akhirnya Sociedad lagi-lagi menuju ke kasta teratas Spanyol.

Kok periode itu Prieto mengambil keputusan untuk senantiasa di Sociead? Didalam sebuah wawancara dengan ESPN pada Oktober 2017, 1-2 weekend sehabis dirinya dapat melaju menuju milestone 500 permainan mengenakan jersey Sociedad, Prieto mengungkapkannya.

“Dari sudut pandang profesional, sesungguhnya sedikit lebih perfect merapat menuju skuat divisi utama atau pun berlaga di luar negeri. Tetapi aku merasa aku tidak merasa sedikit lebih puas di area yang lain,” tutur Prieto saat itu masih kepada web Piala Dunia yang sama.

“Jadi aku menantang diri aku sendiri untuk menghantarkan La Real lagi-lagi menuju ke divisi utama. Hal tersebut sedikit lebih pelik dari pada yang team saya harapkan – membutuhkan 3 tahun – tetapi endingnya team saya mampu. Tahun kami naik divisi itu ialah satu diantara sejumlah insiden begitu mengagumkan didalam karier aku.”

“Saya senang. Hal tersebut jauh sedikit lebih mahal ketimbang apa pun juga, sedikit lebih penting dari pada tawaran-tawaran yang sempat muncul pada aku.”

“Saya ingat bicara dengan agen aku waktu itu, sekaligus dengan banyak orang di keluarga aku yang berasumsi bila kemungkinan besar sedikit lebih perfect buat aku untuk berusaha membuat karier di area yang lain. Tetapi aku enggak 1 kali pun mampu membayangkan diri aku menggunakan kostum yang tak sama. Aku enggak sekalipun mampu membayangkan diri aku di area selain San Sebastian,” imbuhnya kepada wartawan livescore Liga Spanyol.

Insiden Enggak Terlupakan – Giornata dua La Liga kompetisi musim 2017/18, Sociedad menghadapi skuat tangguh Villarreal. Partai baru tejadi sepuluh menit, kedudukan lagi 0-0, dan mendadak terdengar gemuruh aplaus di Anoeta, para penggemar dengan berirama meneriakkan 1 nama, padahal enggak berlaku apa-apa – tidaklah kans emas atau pun skor yang terlahir.

1 nama tersebut ialah Xabi Prieto, dan sepuluh ialah nomornya. Permainan tersebut ialah permainan ke-500 yang dirinya mainkan dengan kostum Sociedad.

Pada pertandingan tersebut, Prieto membuat golnya yang ke-62, mengantar Sociedad memenangkan pertandingan 3-0 dan melesat menuju ke peringkat atas klasemen sementara.

“Aku bakalan mengingat hari ini seumur hidup aku,” ucap Prieto waktu itu. “Merasa dipuja ialah hal paling bagus yang sanggup aku peroleh di sini.”

Enggak Ada Penyesalan – Sejauh bermain untuk Sociedad, Prieto enggak 1 kali pun sempat merasakan nikmatnya keluar sebagai pemenang atau pun dipanggil menuju ke skuat senior La Furia Roja. Sejauh lebih dari satu tahun tanpa satupun trofi bergengsi, Prieto enggak sekalipun menyesalinya.

“Meraih titel jawara memang sebuah cita-cita, tetapi tanpa hal tersebut jua aku tidak hengkang dengan perasaan getir. Aku tidak menyesalinya seumur hidup aku,” tuturnya.

Prieto menikmati tiap-tiap masa dengan Sociedad. – Retired dengan 73 skor dan jadi pesepakbola dengan total kinerja yang sangat banyak ke-5 (532) sejauh riwayat Sociedad, Prieto sempat menyediakan segala sesuatunya. Tiap permainan yang diperlihatkan oleh spesialis penalti pemilik dribbling skill keren ini tecatat di livescore pertandingan bola ia pun mampu bertindak sebagai memori mengagumkan buat para penggemar Sociedad.

Waktunya Berpisah – Pada 13 Mei 2018, Sociedad memainkan permainan kandang terakhirnya di La Liga 2017/18. Hal tersebut pun bertindak sebagai permainan terakhir Prieto di depan publik San Sebastian.

Prieto sempat mengkonfirmasikan sebulan sebelumnya bila dirinya bakalan mengakhiri karirnya.

Untuk permainan kontra Leganes di Anoeta tersebut, petinggi Sociedad menyiapkan sebuah tribute khusus untuk pemimpin mereka.

Khusus permainan ini, Sociedad mengganti emblem kesebelasan di kostum pesepakbola dengan karikatur sesosok Prieto. Hal tersebut ialah satu diantara sejumlah bentuk penghargaan pada Prieto dengan segala dedikasi, cinta serta kesetiaan yang sempat dirinya tampilkan sejauh ini.

Nomor sepuluh yang diterapkan Prieto sempat ‘diwariskan’ terhadap Mikel Oyarzabal.

“Aku begitu bangga mampu menggunakan nomor ini. Ikut-ikutan jejak Xabi ialah sebuah kehormatan,” ucap Oyarzabal sebagaimana ditulis situs resmi Sociedad yang kami baca dari livescore Liga Italia.

Nomor sepuluh Sociedad sempat ganti pemilik. Tetapi kisah cinta dan kesetiaan dari pemilik sebelumnya bakalan senantiasa abadi.

Xabi Prieto mampu bertindak sebagai legenda Real Sociedad. Kesetiaannya sempat menghantarkan dirinya sejajar dengan beberapa pemain legendaris kayak Carles Puyol (Barcelona), Jamie Carragher (Liverpool), Ryan Giggs (Manchester United), Francesco Totti (AS Roma) atau pun Paolo Maldini (AC Milan) jadi satu diantara sejumlah one-club men didalam catatan sejarah football.

Prancis Tidak Boleh Tertekan di Piala Dunia 2018

Prancis Tidak Boleh Tertekan di Piala Dunia 2018

Prancis tergolong menjadi salahsatu team favorit jadi jawara di Piala Dunia 2018 Rusia yang akan datang. Mempunyai tim bertabur superstar bercampur dengan pengalaman, Prancis tangguh di semua posisi.

Betapa tidak, tim Prancis sekarang tidak jauh beda dari pada tim yang bisa sampai di final Euro 2016 kemarin, malah tergolong lebih sempurna, apalagi di area depan.

Seperti yang dikabarkan livescore bola, Didier Deschamps sebagai manajer mempunyai pilihan kayak Antoine Griezmann, Olivier Giroud, Kylian Mbappe serta Nabil Fekir. Belum lagi punggawa Barca, Ousmane Dembele.

Lapangan tengah Prancis pun lumayan bagus. Deschamps umumnya memainkan N’golo Kante menjadi poros dan membebaskan Paul Pogba buat menolong penyerangan.

Samuel Umtiti yang dipercaya menjadi defender Prancis juga tidak menampik jika kesebelasannya merupakan salahsatu yang terkuat. Tapi menurutnya tim Prancis mesti dapat mengatasi tekanan di Piala Dunia esok.

“Di team ini, terdapat banyak sekali punggawa remaja yang mempunyai cukup pengalaman. Kami dilarang memaksakan kepemimpinan. Apa yang membuat grup ini bagus merupakan persatuan,” ungkap Umtiti di fourfourtwo disadur prediksi bola hari ini.

Di samping itu, Umtiti menganggap terdapat 1 kunci lagi tuk betanding bagus. Yaitu memainkan permainan-pemain sebagaimana umumnya dan tiada merasa tertekan.

“Kami mesti bertarung secara serius namun tanpa tekanan. Kami cari ciri khas berlaga kami. Itulah tujuan persiapan-persiapan yang telah kami tempuh,” tandas Umtiti.